Category: Uncategorized

  • Polresta Bogor Kota Polda Jabar memberikan bantuan berupa semen kepada Mushola Al Amanah

    Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh anggota Polresta Bogor Kota dan diterima oleh pengurus mushola, yang nantinya akan digunakan untuk perbaikan dan pembangunan fasilitas ibadah agar lebih nyaman digunakan jamaah.

    Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Eko Prasetyo SH., SIK., MH. Mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian serta semangat kebersamaan Polri dengan masyarakat.

    “Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat bagi mushola dan jamaah, sekaligus mempererat silaturahmi antara Polri dengan masyarakat,” ungkap Kapolresta.

    Pengurus Mushola Al Amanah menyampaikan terima kasih atas perhatian Polresta Bogor Kota yang turut mendukung pembangunan sarana ibadah di lingkungan mereka.

    Kegiatan ini sejalan dengan semangat Polri Presisi, yang tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga hadir membantu masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan sosial.

  • Polresta Bogor Kota Sigap Tindaklanjuti Aduan Warga Terkait Aktivitas Mata Elang

    KOTA BOGOR – Polresta Bogor Kota bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait adanya aktivitas yang meresahkan dari kelompok mata elang di wilayah Kota Bogor. Menindaklanjuti informasi tersebut, Unit Patroli Polsek Bogor Selatan segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan.

    Kehadiran polisi di lokasi bertujuan memastikan situasi tetap aman dan kondusif serta mencegah adanya potensi tindakan yang merugikan masyarakat.

    Polresta Bogor Kota menegaskan bahwa setiap aduan masyarakat akan selalu ditindaklanjuti dengan cepat sebagai bentuk komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.
    “Langkah ini merupakan wujud nyata Polri hadir di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman dan nyaman,” ujar Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Eko Prasetyo SH SIK MH.

    Dengan adanya respons cepat dari jajaran Polsek Bogor Selatan, diharapkan masyarakat dapat merasa lebih tenang serta ikut berperan aktif melaporkan segala bentuk aktivitas yang berpotensi mengganggu kamtibmas.

  • Polisi Ungkap 28 Kasus Narkoba Sepanjang September 2025, 33 Tersangka Di amankan

    Satuan Reserse Narkoba Polresta Bogor Kota Polda Jabar kembali berhasil mengungkap sejumlah kasus peredaran gelap narkotika sepanjang periode bulan September 2025. Dari hasil operasi tersebut, Sat Res Narkoba berhasil mengungkap 28 laporan polisi (LP) dengan mengamankan 33 orang tersangka. Rabu (01/10/2025).

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa adapun rincian kasus yang berhasil diungkap adalah sebagai berikut:

    Kasus sabu: 7 LP dengan 8 tersangka
    Kasus tembakau sintetis: 10 LP dengan 12 tersangka
    Kasus ganja: 1 LP dengan 1 tersangka
    Kasus psikotropika & obat keras tertentu (OKT): 10 LP dengan 12 tersangka

    Dari para tersangka tersebut, petugas menyita sejumlah barang bukti, antara lain:

    Narkotika jenis sabu: 569,42 gram
    Narkotika jenis tembakau sintetis: 1.650 gram
    Narkotika jenis ganja: 522 gram
    Obat keras tertentu: 51.092 butir

    Pengungkapan kasus ini tersebar di beberapa wilayah Kota Bogor, yakni Bogor Utara (6 kasus), Bogor Timur (5 kasus), Bogor Selatan (4 kasus), Bogor Tengah (4 kasus), Bogor Barat (5 kasus), dan Tanah Sareal (4 kasus).

    Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Eko Prasetyo SH., SIK., MH menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan langkah tegas dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah hukum Polresta Bogor Kota.
    “Ini adalah bukti komitmen kami dalam memerangi narkoba. Kami mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam memberikan informasi terkait tindak pidana narkotika, karena narkoba adalah musuh bersama,” tegas Kapolresta,

    Para tersangka dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika serta Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, dengan ancaman pidana mulai dari 5 tahun hingga seumur hidup, serta denda miliaran rupiah sesuai dengan perannya masing-masing.

    Polresta Bogor Kota juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait tindak pidana narkoba untuk segera melapor melalui Call Center 110 atau Nomor Aduan Kapolresta Bogor Kota di +62 858-89-110-110.

  • Polsek Tanah Sareal Konsisten Gelar Operasi Miras Demi Wujudkan Zero Miras

    KOTA BOGOR – Jajaran Polsek Tanah Sareal Polresta Bogor Kota Polda Jabar terus menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran minuman keras di wilayah hukumnya. Melalui operasi rutin, petugas melakukan razia terhadap penjual miras yang masih nekat beroperasi, Kamis (2/10/2025).

    Kapolsek Tanah Sareal, Kompol Doddy, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Eko Prasetyo SH SIK MH agar wilayah hukum Polresta Bogor Kota benar-benar mencapai kondisi zero miras.

    “Kami akan terus melaksanakan operasi hingga benar-benar tidak ada lagi penjual miras di wilayah Tanah Sareal. Ini bentuk perhatian kami kepada masyarakat untuk memerangi miras dan obat-obatan terlarang,” ungkap Kapolsek.

    Pelaksanaan operasi dipimpin langsung oleh Pawas bersama anggota piket fungsi, serta melibatkan kolaborasi dengan Satpol PP. Tindakan tegas berupa penyegelan toko juga akan dilakukan terhadap penjual yang masih membandel menjual miras.

    Kapolsek menambahkan, keberlanjutan operasi ini diharapkan mampu menekan angka kriminalitas dan mencegah aksi tawuran di masyarakat.
    “Tujuan kami jelas, menciptakan wilayah hukum Polsek Tanah Sareal zero miras,” pungkasnya.

  • Polsek Bogor Barat Dukung Program Asta Cita Bidang Ketahanan Pangan dengan Pendampingan Petani

    KOTA BOGOR – Polsek Bogor Barat Polresta Bogor Kota Polda Jabar menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Asta Cita Presiden RI di bidang ketahanan pangan. Kapolsek Bogor Barat, Kompol R. Ariani, bersama jajaran melaksanakan pengecekan tumbuh kembang tanaman jagung di lahan baku sawah yang berada di Kampung Jawa, Kelurahan Situgede, Kecamatan Bogor Barat, Kamis (2/10/2025).

    Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk sinergi antara Polri dengan masyarakat, khususnya kelompok petani, dalam memperkuat sektor pertanian demi tercapainya ketahanan pangan nasional.

    “Kami hadir di tengah masyarakat untuk memberikan pelayanan terbaik sekaligus mendukung program ketahanan pangan hingga proses panen dan berkelanjutan. Salah satunya melalui langkah strategis pendampingan kepada petani seperti yang dilakukan di lahan sawah ini,” ujar Kapolsek Bogor Barat Kompol R. Ariani.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Panit 1 Binmas Ipda Epen Suradi, Bhabinkamtibmas Aiptu Agus Riyanto, serta anggota Sabhara Polsek Bogor Barat yang mendampingi petani KTD Gujarat Almais. Bersama-sama mereka memastikan tumbuh kembang jagung berjalan optimal.

    Langkah nyata ini menjadi bukti bahwa Polri tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berperan aktif mendukung kesejahteraan masyarakat melalui penguatan sektor ketahanan pangan sesuai arahan Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Eko Prasetyo SH SIK MH.

  • Polresta Bogor Kota Amankan Sejumlah Minuman Keras dari Warung di Kota Bogor

    KOTA BOGOR – Jajaran Polresta Bogor Kota Polda Jabar kembali melaksanakan razia minuman keras di sejumlah warung yang ada di wilayah Kota Bogor. Dari hasil kegiatan tersebut, petugas berhasil mengamankan sejumlah botol minuman keras yang masih diperjualbelikan secara ilegal.

    Razia ini dilakukan sebagai upaya kepolisian dalam menekan peredaran miras serta mencegah timbulnya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Barang bukti hasil razia kemudian dibawa dan diamankan di Mako Polresta Bogor Kota untuk proses lebih lanjut.

    Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Eko Prasetyo SH SIK MH menegaskan bahwa kegiatan razia miras akan terus dilakukan secara rutin.
    “Minuman keras seringkali menjadi pemicu terjadinya tindak kriminalitas maupun gangguan kamtibmas lainnya. Oleh karena itu, kami akan terus melakukan penindakan agar situasi di Kota Bogor tetap aman dan kondusif,” ujar Kapolresta.

  • BGN Ungkap Alat Rapid Test Cegah Keracunan MBG Sudah Diterapkan di SPPG Polri

    Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) menyebut dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibangun Polri mempunyai alat rapid test yang digunakan untuk menguji makanan yang sudah dimasak. Hal ini akan diterapkan di SPPG lainnya.
    Hal tersebut disampaikan Kepala BGN Dadan Hindayana dalam rapat kerja Komisi IX DPR RI di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (1/10/2025). Mulanya, Dadan menyinggung soal ratusan siswa keracunan MBG di Banggai, Sulawesi Tengah.

    Dadan mengatakan kasus keracunan menu MBG di Banggai terkait pemasok atau supplier. Karena itulah, Dadan menyebut seleksi terhadap supplier ini penting untuk dilakukan.

    “Terkait dengan kejadian di Banggai di mana pemasok ini sangat penting dan oleh sebab itu maka seleksi terhadap supplier ini juga perlu dilakukan,” ungkap Dadan.

    Dadan mengungkap Presiden Prabowo Subianto juga telah memerintahkan agar setiap SPPG memiliki alat rapid test. Rapid test itu penting untuk menguji makanan.

    “Pak Presiden sudah memerintahkan agar setiap SPPG memiliki alat rapid test yang bisa dilakukan untuk menguji makanan yang sudah dimasak sebelum diedarkan,” kata Dadan.

    Di sinilah, Dadan lalu mengungkap SPPG yang dibangun Polri lengkap dengan tersedianya alat rapid test. Alat rapid test itu, kata Dadan, menguji makanan yang sudah dimasak sebelum diedarkan.

    “Ini sudah dilakukan di SPPG yang dibangun oleh Polri,” ujar Dadan.

  • Irma NasDem Nilai Pengelolaan SPPG Polri Sesuai Standar, Tak Pernah Bermasalah

    Jakarta – Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Chaniago, menyoroti tata kelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola Polri. Ia menyebut, hingga kini tidak ada laporan kasus terkait dapur bergizi gratis tersebut, sehingga dapat dijadikan contoh bagi Badan Gizi Nasional (BGN).

    “Menurut saya, tidak penting siapa penyelenggaranya, apakah politisi, Polri, TNI, atau pihak lain. Yang lebih utama adalah sejauh mana pengelolanya mampu bertanggung jawab,” kata Irma dalam rapat kerja bersama BGN dan Kementerian Kesehatan di Kompleks DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (1/10/2025).

    Politikus Partai NasDem itu mengungkapkan, berdasarkan informasi yang ia peroleh, Polri saat ini membawahi sekitar 600 SPPG. Dari jumlah tersebut, tidak ditemukan adanya kasus keracunan atau masalah serupa.

    “Saya dengar Polri memiliki sekitar 600 SPPG. Informasi yang saya terima, seluruh dapur yang dikelola Polri berjalan sesuai standar, sehingga tidak pernah ada yang berkasus,” jelasnya.

    Irma menekankan bahwa polemik kepemilikan dapur MBG seharusnya tidak menjadi persoalan. Ia menilai hal yang terpenting adalah komitmen pihak pengelola untuk menjalankan standar operasional prosedur (SOP) secara konsisten.

    “Jangan lagi dipolitisasi. Isunya bukan siapa yang punya, melainkan apakah orang itu mampu bertanggung jawab atau tidak. Kami di DPR sudah cukup banyak mendapat kritik, jadi jangan ditambah dengan isu-isu yang justru memperburuk citra,” tegasnya.

  • Ketua Umum Bhayangkari Tinjau Bakti Kesehatan di Ende, Warga Antusias

    Ende – Suasana halaman Kantor Camat Ende Utara tampak ramai pada Rabu (1/10/2025) siang. Ratusan warga memadati lokasi untuk mendapatkan layanan Bakti Kesehatan Bhayangkari Peduli, mulai dari pemeriksaan umum, pemeriksaan gigi dan mulut, pemberian kacamata baca gratis, layanan KIA & KB, hingga khitanan/bedah minor.

    Ketua Umum Bhayangkari, Ny. Julianti Sigit Prabowo, hadir langsung meninjau jalannya kegiatan. Ia didampingi oleh Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si. bersama istri yang juga Ketua Bhayangkari Daerah NTT, Ny. Vily Rudi Darmoko, serta jajaran pengurus Bhayangkari Daerah NTT.

    Dalam kesempatan itu, Ny. Julianti menyapa warga dan mengecek pelayanan medis yang tengah diberikan. Kehadirannya bersama Kapolda dan Ketua Bhayangkari Daerah NTT membuat warga merasa diperhatikan dan mendapat dukungan moril.

    Menurut Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Bhayangkari terhadap peningkatan kesehatan masyarakat di Nusa Tenggara Timur.

    “Bhayangkari tidak hanya menyalurkan bantuan sosial, tetapi juga menghadirkan layanan kesehatan gratis secara lengkap. Mulai dari pemeriksaan umum, gigi dan mulut, kacamata baca, KIA & KB, hingga khitanan. Kehadiran Ketua Umum Bhayangkari bersama Kapolda NTT dan Ketua Bhayangkari Daerah NTT memberi semangat tersendiri bagi masyarakat,” jelasnya.

    Warga yang hadir pun menyampaikan rasa syukur. Banyak di antara mereka, terutama orang tua, ibu hamil, dan anak-anak, merasa sangat terbantu karena bisa mendapatkan layanan medis secara gratis tanpa harus menempuh perjalanan jauh.

  • Bhayangkari Peduli, Bantuan dari Ende Menjangkau Sikka dan Ngada

    Ende – Di tengah kunjungan kerja ke Kabupaten Ende, Ketua Umum Bhayangkari Ny. Julianti Sigit Prabowo membuktikan bahwa kepedulian tak terhalang jarak. Pada Rabu (1/10/2025), ia menyerahkan bantuan Bhayangkari Peduli secara virtual kepada warga di Kabupaten Sikka dan Ngada melalui Zoom Meeting.

    Ratusan warga di dua kabupaten itu berkumpul di lokasi yang sudah disiapkan untuk mengikuti acara daring tersebut. Mereka menyaksikan secara langsung penyerahan bantuan berupa paket sembako dan berbagai perlengkapan pendukung, yang disalurkan serentak bersamaan dengan kegiatan utama di Ende.

    Menurut Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., penggunaan teknologi ini adalah cara efektif agar jangkauan kepedulian Bhayangkari semakin luas.

    “Teknologi digunakan untuk memperluas jangkauan kepedulian Bhayangkari. Walaupun Ketua Umum Bhayangkari berada di Ende, warga di Sikka dan Ngada tetap bisa merasakan perhatian yang sama,” jelasnya.

    Henry menambahkan, aksi ini bukan hanya penyaluran bantuan semata, tetapi juga bentuk nyata kehadiran Bhayangkari dan Polri di tengah masyarakat.

    “Kami berharap kegiatan ini memberikan manfaat luas bagi masyarakat, khususnya di NTT. Dengan adanya dukungan seperti ini, diharapkan masyarakat semakin merasakan kehadiran Polri dan Bhayangkari dalam membantu mengatasi berbagai permasalahan sosial,” tambahnya.

    Ucapan syukur datang dari warga penerima manfaat. “Kami merasa dekat meski jarak jauh. Terima kasih Bhayangkari yang telah peduli,” ungkap seorang warga Sikka dengan penuh haru.

    Kegiatan ini semakin menegaskan bahwa kepedulian tidak mengenal batas ruang dan waktu. Lewat teknologi, Bhayangkari berhasil menjangkau lebih banyak hati dan rumah warga, membawa pesan bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi tantangan hidup.