Blog

  • Dengan Metode Door to Door, Bhabinkamtibmas Cilendek Barat Sambangi Warga Binaan dan Sampaikan Himbauan Kamtibmas

    KOTA BOGOR – Dalam rangka menjaga dan menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, Bhabinkamtibmas Kelurahan Cilendek Barat Polsek Bogor Barat Polresta Bogor Kota Polda Jabar melaksanakan kegiatan sambang warga dengan metode door to door, Rabu (28/1/2026).

    Kegiatan sambang tersebut dilakukan sebagai upaya mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat, sekaligus menyampaikan himbauan kamtibmas secara langsung kepada warga binaan agar bersama-sama menjaga lingkungan tetap aman, damai, dan tertib.

    Kegiatan ini sejalan dengan arahan Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol. Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., yang menekankan agar seluruh personel Polri terus melakukan inovasi dan pendekatan humanis dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

    Kapolsek Bogor Barat AKP Didin Komarudin, S.H., M.H. menyampaikan bahwa kegiatan sambang yang dilakukan Bhabinkamtibmas merupakan kegiatan rutin yang memiliki peran penting dalam menjaga kamtibmas.
    “Bhabinkamtibmas secara rutin melaksanakan sambang sekaligus memberikan himbauan kamtibmas guna menciptakan situasi yang aman dan damai di tengah masyarakat,” ujarnya.

    Ia menambahkan, melalui kegiatan sambang, Bhabinkamtibmas dapat mengetahui secara langsung permasalahan yang ada di lingkungan masyarakat. “Selain untuk mempererat hubungan emosional, kegiatan sambang juga menjadi sarana edukasi kepada warga terkait pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban bersama,” tambahnya.

    Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Kelurahan Cilendek Barat Aipda Fajar Abdullah melaksanakan sambang di wilayah Cemplang Baru RW 10, Kelurahan Cilendek Barat, Kecamatan Bogor Barat, dengan menyambangi salah satu warga binaan, Bapak Feriyatna. Pada kesempatan itu, Bhabinkamtibmas menyampaikan himbauan kamtibmas, memberikan motivasi, serta edukasi agar warga selalu waspada terhadap potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar.

    Selain mendengarkan aspirasi dan keluhan warga, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan kepada masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya tindak pidana maupun permasalahan kamtibmas. Laporan dapat disampaikan secara langsung melalui WhatsApp Hotline pengaduan Kapolresta Bogor Kota di nomor 0858-8911-0110, yang aktif selama 1×24 jam.

    Melalui kegiatan sambang door to door ini, Polsek Bogor Barat Polresta Bogor Kota berharap terjalin komunikasi yang baik antara Polri dan masyarakat, sehingga tercipta sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

  • Polda Jawa Barat Update Data DVI: Total 50 Kantong Jenazah, 34 Korban Teridentifikasi

    Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat kembali merilis perkembangan terbaru proses identifikasi korban pada Senin malam. Hingga pukul 19.00 WIB, total kantong jenazah yang diterima di Posko DVI Polda Jawa Barat berjumlah 50 kantong, setelah adanya kedatangan tambahan 10 kantong jenazah.

    Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H. didampingi kabiddokkes polda jabar, menyampaikan bahwa dari jumlah tersebut, proses post-mortem dan ante-mortem yang berhasil dilakukan mengalami peningkatan.

    Hingga malam ini, total 34 korban telah berhasil diidentifikasi, bertambah dari sebelumnya 30 korban. Adapun empat korban yang baru berhasil diidentifikasi dan resmi dirilis pada malam ini adalah PM 41 atas nama Awang Sih (70), teridentifikasi melalui properti, tanda medis, dan medis gigi.

    PM 42 atas nama Wati alias Enok (58), teridentifikasi berdasarkan sidik jari dan tanda medis.

    PM 43 atas nama Bayu Nur Cahaya (33), laki-laki, teridentifikasi melalui sidik jari dan data odontologi.

    PM 44 atas nama Epon (30), perempuan, teridentifikasi berdasarkan sidik jari, gigi, dan data medis.

    Tim DVI Polda Jawa Barat memastikan proses identifikasi akan terus dilanjutkan hingga seluruh korban dapat teridentifikasi. Dengan masih adanya kantong jenazah yang belum selesai diproses, tim DVI dijadwalkan kembali bekerja hingga dini hari, sebagaimana dilakukan pada malam sebelumnya.
    Polda Jawa Barat mengimbau masyarakat untuk bersabar dan menunggu informasi resmi yang dikeluarkan oleh pihak berwenang, serta menyampaikan komitmen untuk melakukan proses identifikasi secara profesional, teliti, dan mengedepankan aspek kemanusiaan.

    Bandung, 27 Januari 2026

    Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

  • K9 Ditsamapta Polda Jabar Diterjunkan Cari Korban Longsor di Desa Pasirlangu

    Upaya pencarian korban bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat terus dilakukan secara intensif. Untuk mempercepat proses evakuasi, tim K9 Ditsamapta Polda Jawa Barat turut diterjunkan ke lokasi bencana, Selasa (27/1/2026)

    Anjing pelacak K9 yang didampingi oleh personel terlatih melakukan penyisiran di area longsoran yang sulit dijangkau alat berat. Kehadiran K9 sangat membantu tim SAR gabungan dalam mendeteksi keberadaan korban yang diduga masih tertimbun material tanah, batu, dan puing-puing.

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H menyampaikan bahwa pengerahan K9 merupakan bagian dari komitmen Polda Jabar dalam memberikan respons cepat dan maksimal terhadap setiap bencana alam yang terjadi di wilayah Jawa Barat. Selain itu, faktor keselamatan personel tetap menjadi prioritas utama selama proses pencarian berlangsung.

    Proses pencarian dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kondisi cuaca serta stabilitas tanah yang masih berpotensi mengalami longsor susulan. Tim gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, BPBD, Basarnas, relawan, serta masyarakat setempat terus bersinergi demi menemukan korban dan membantu warga terdampak.

    Polda Jawa Barat juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta mengutamakan keselamatan diri mengingat kondisi wilayah yang masih rawan bencana.

    Hingga saat ini, proses pencarian korban masih terus berlangsung dan perkembangan lebih lanjut akan disampaikan secara berkala oleh pihak berwenang.

    Bandung, 27 Januari 2026

    Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

  • Polda Jabar Terus Maksimalkan Proses Identifikasi Korban Longsor Cisarua KBB

    Hari keempat proses pencarian korban longsor di Cisarua, Polda Jawa Barat melalui Pos Disaster Victim Identification (DVI) terus melakukan upaya maksimal dalam penanganan korban bencana longsor yang terjadi di wilayah Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Selasa (27/1/2026)

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Berdasarkan data terbaru yang diterima di Pos DVI hingga hari ini, jumlah kantong jenazah yang telah diterima sebanyak 45 kantong jenazah. Jumlah tersebut merupakan hasil pembaruan dari data sebelumnya, di mana pada hari sebelumnya tercatat 39 kantong jenazah, kemudian bertambah satu kantong pada malam hari, serta lima kantong jenazah tambahan pada hari ini.

    “Dari total 45 kantong jenazah tersebut, sebanyak 30 jenazah telah berhasil diidentifikasi. Seluruh jenazah yang telah teridentifikasi tersebut juga telah diserahkan kepada pihak keluarga, dengan dua jenazah terakhir diserahkan pada hari ini.” ungkapnya.

    Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa proses identifikasi dilakukan secara menyeluruh dan profesional melalui tahapan pemeriksaan postmortem dan pencocokan data antemortem. Saat ini, terdapat lima jenazah yang masih dalam tahap rekonsiliasi data (rekon) untuk memperkuat hasil identifikasi, sehingga diharapkan jumlah korban yang teridentifikasi dapat terus bertambah.

    “Selama masih ada kantong jenazah yang diterima oleh Pos DVI, kami pastikan seluruh proses identifikasi akan diselesaikan secara tuntas dan berkesinambungan. Termasuk beberapa jenazah yang membutuhkan pemeriksaan DNA, yang memerlukan waktu kurang lebih 14 hari, tetap kami proses hingga selesai,” ujar kabid Humas

    Polda Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh keluarga korban. Proses identifikasi akan terus dilakukan hingga seluruh jenazah yang diterima dapat teridentifikasi dengan baik, sesuai dengan laporan awal orang hilang yang saat ini tercatat sebanyak 108 orang.

    Polda Jabar bersama seluruh unsur terkait akan terus bersinergi dalam penanganan bencana ini, baik pada tahap evakuasi, identifikasi korban, maupun pelayanan kemanusiaan, sebagai wujud kehadiran negara di tengah masyarakat yang terdampak musibah.

    Bandung 27 Januari 2026

    Dikeluarkan oleh Bidhumas Polda Jabar

  • Polda Jabar Dalami Kasus Perburuan Satwa Dilindungi di Gunung Sangga Buana

    Kepolisian Daerah Jawa Barat melalui Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H. menyampaikan perkembangan terbaru penanganan kasus dugaan perburuan hewan dilindungi yang terjadi di kawasan Gunung Sangga Buana, Kabupaten Karawang.

    Kombes Pol. Hendra Rochmawan menjelaskan, pihak kepolisian telah mengamankan lima orang yang diduga terlibat dalam aktivitas perburuan satwa dilindungi tersebut. Kelima orang itu masing-masing berinisial M, U, J, AM, dan A, dan saat ini seluruhnya telah diamankan di Polres Karawang untuk menjalani pemeriksaan.

    “Kelima orang tersebut sudah kita amankan di Polres Karawang dan telah kita ambil keterangannya terkait dugaan perburuan hewan dilindungi di kawasan Gunung Sangga Buana,” ujar Kombes Pol. Hendra Rochmawan, Selasa (27/1/2026)

    Dalam proses penindakan, kepolisian juga menyita satu pucuk senjata api rakitan laras panjang yang diduga digunakan untuk melakukan perburuan hewan dilindungi. Barang bukti tersebut kini diamankan guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

    Namun demikian, Kombes Pol. Hendra Rochmawan menegaskan bahwa saat ini kelima orang tersebut masih berstatus sebagai saksi, karena penyidik masih melengkapi alat bukti dan mendalami keterangan saksi lainnya.
    “Sementara ini statusnya masih saksi. Kami tetap mengedepankan asas praduga tidak bersalah. Apabila nantinya ditemukan bukti permulaan yang cukup, maka status saksi akan ditingkatkan menjadi tersangka,” tegasnya.

    Para saksi diketahui beralamat di Desa Kertamanah, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Purwakarta, sementara lokasi dugaan perburuan dan penindakan berada di sekitar kawasan Gunung Sangga Buana, Karawang.

    Polda Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk menindak tegas segala bentuk perburuan satwa liar yang dilindungi, karena selain melanggar hukum, perbuatan tersebut juga mengancam kelestarian ekosistem dan keseimbangan alam.

    Bandung, 27 januari 2026

    Dikeluarkan Oleh Bidhumas Polda Jabar

  • Bhabinkamtibmas Kelurahan Sukadamai Berikan Arahan dan Himbauan Kamtibmas kepada Satpam Royal Like Side

    KOTA BOGOR – Dalam rangka memperkuat sinergi dan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah binaannya, Bhabinkamtibmas Kelurahan Sukadamai Polsek Tanah Sareal Polresta Bogor Kota Polda Jabar melaksanakan kegiatan sambang dan memberikan arahan kepada petugas keamanan (Satpam) Royal Like Side, Selasa (27/01/2026).

    Kegiatan sambang tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas arahan Kapolresta Bogor Kota Polda Jabar, Kombes Pol Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., agar jajaran Bhabinkamtibmas aktif melaksanakan patroli kewilayahan serta menjalin komunikasi yang baik dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk petugas keamanan lingkungan.

    Bhabinkamtibmas Kelurahan Sukadamai, Aiptu Dedi, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dilakukan saat dirinya melaksanakan patroli kewilayahan dan menyempatkan diri untuk menyambangi petugas Satpam yang sedang melaksanakan tugas pengamanan.

    “Pada saat patroli kewilayahan, saya menyambangi Satpam Royal Like Side yang sedang bertugas jaga. Selain menyapa, kami juga berdialog dan menyampaikan pesan-pesan kamtibmas,” ungkap Aiptu Dedi.

    Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas menyampaikan imbauan kamtibmas agar petugas Satpam selalu meningkatkan kewaspadaan, melaksanakan tugas sesuai prosedur, serta segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal mencurigakan atau potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar.

    Aiptu Dedi juga menekankan pentingnya peran Satpam sebagai mitra Polri dalam menjaga keamanan lingkungan. Dengan terjalinnya komunikasi dan kolaborasi yang baik, diharapkan upaya pencegahan gangguan kamtibmas dapat dilakukan secara lebih efektif.

    “Sebagai pembina keamanan di wilayah, kami berharap dapat terus berkolaborasi dengan petugas Satpam dan seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan situasi lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif,” tambahnya.

    Melalui kegiatan sambang dan pemberian arahan ini, Polsek Tanah Sareal berharap sinergi antara Polri dan petugas keamanan lingkungan semakin solid, sehingga stabilitas kamtibmas di wilayah Kelurahan Sukadamai dapat terus terjaga dengan baik.

  • Antisipasi Tawuran, Unit Sabhara Polsek Tanah Sareal Intensifkan Patroli di Sepanjang Jalan Soleh Iskandar

    KOTA BOGOR – Dalam rangka mengantisipasi terjadinya aksi tawuran serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Anggota Unit Sabhara Polsek Tanah Sareal Polresta Bogor Kota Polda Jabar melaksanakan patroli di sejumlah lokasi rawan, khususnya di sepanjang Jalan Soleh Iskandar, wilayah hukum Polsek Tanah Sareal, Kota Bogor.

    Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas perintah langsung Kapolresta Bogor Kota Polda Jabar, Kombes Pol Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., yang menginstruksikan kepada seluruh jajaran agar meningkatkan patroli preventif di lokasi-lokasi yang kerap dijadikan tempat terjadinya tawuran dan potensi gangguan kamtibmas lainnya.

    Panit Sabhara Polsek Tanah Sareal, Ipda Khawasi, menjelaskan bahwa patroli kali ini difokuskan pada titik-titik yang dinilai rawan, salah satunya di Jalan Soleh Iskandar tepatnya di sekitar Gang Mushola, yang sebelumnya sering dijadikan lokasi tawuran.

    “Kali ini kami melaksanakan patroli di Jalan Soleh Iskandar yang sering dijadikan lokasi tawuran, tepatnya di Gang Mushola. Patroli ini bertujuan untuk mencegah terjadinya aksi tawuran serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” ungkap Ipda Khawasi, Selasa (27/01/2026).

    Dalam kegiatan tersebut, personel Unit Sabhara tidak hanya melakukan pemantauan situasi, tetapi juga menyampaikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat sekitar agar selalu waspada terhadap potensi gangguan keamanan. Petugas juga mengajak warga untuk aktif berperan serta dalam menjaga lingkungan serta membangun komunikasi yang baik dengan kepolisian.

    Polsek Tanah Sareal menegaskan pentingnya kolaborasi dan sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menciptakan keamanan dan ketertiban. Masyarakat diimbau untuk segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan adanya indikasi atau potensi terjadinya tawuran agar dapat segera ditangani secara cepat dan tepat.

    “Kami berharap dengan kehadiran polisi di tengah masyarakat serta dukungan dari warga, ke depan tidak lagi terjadi tawuran maupun tindak pidana lainnya, khususnya di wilayah Tanah Sareal dan secara umum di wilayah Kota Bogor,” pungkas Ipda Khawasi.

    Melalui patroli rutin ini, Polsek Tanah Sareal berkomitmen untuk terus meningkatkan upaya pencegahan gangguan kamtibmas demi menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

  • Unit Lantas Polsek Tanah Sareal Hadir di Pagi Hari, Bantu Penyeberangan Siswa dan Lancarkan Arus Lalu Lintas

    KOTA BOGOR – Guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya para pelajar yang hendak berangkat ke sekolah, Anggota Unit Lalu Lintas Polsek Tanah Sareal Polresta Bogor Kota Polda Jabar melaksanakan kegiatan pengaturan lalu lintas sekaligus membantu penyeberangan siswa sekolah di pagi hari, Selasa (27/01/2026).

    Kegiatan tersebut dilaksanakan di sepanjang Jalan Soleh Iskandar, Kota Bogor, yang merupakan salah satu jalur padat aktivitas masyarakat pada jam sibuk pagi hari. Kehadiran personel kepolisian di lokasi bertujuan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas serta meningkatkan keselamatan para pengguna jalan, terutama anak-anak sekolah.

    Pelaksanaan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kapolresta Bogor Kota Polda Jabar, Kombes Pol Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., yang menekankan agar jajaran Polresta Bogor Kota meningkatkan pelayanan prima kepada masyarakat, khususnya pada jam-jam rawan kepadatan lalu lintas saat masyarakat memulai aktivitas dan siswa berangkat ke sekolah.

    Aiptu Bambang, anggota Unit Lantas Polsek Tanah Sareal, menyampaikan bahwa kehadiran petugas di pagi hari sangat dibutuhkan guna memberikan rasa aman serta membantu kelancaran aktivitas masyarakat.

    “Para siswa yang hendak masuk sekolah dan masyarakat yang akan beraktivitas di pagi hari membutuhkan kehadiran petugas di lapangan untuk membantu pengaturan lalu lintas dan penyeberangan,” ungkap Aiptu Bambang.

    Adapun beberapa titik yang menjadi simpul kemacetan dan membutuhkan perhatian khusus petugas, di antaranya area penyeberangan sekolah SMP PGRI 9 serta putaran Yogya Jalan Baru. Pada titik-titik tersebut, arus kendaraan cukup padat sehingga keberadaan personel lalu lintas sangat diperlukan untuk mencegah kemacetan dan potensi kecelakaan.

    Dengan ditempatkannya personel Unit Lantas Polsek Tanah Sareal di lokasi-lokasi tersebut, arus lalu lintas dapat terurai sejak dini dan aktivitas masyarakat maupun siswa sekolah dapat berjalan dengan lancar dan aman.

    “Dengan kehadiran personel lalu lintas di lapangan, alhamdulillah arus lalu lintas dapat berjalan lancar dan kepadatan bisa diantisipasi sejak awal,” pungkasnya.

    Melalui kegiatan ini, Polsek Tanah Sareal menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan pelayanan terbaik, serta menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar, khususnya pada jam-jam sibuk di pagi hari.